Senin, 23 Maret 2015

Makalah Globalisasi

KATA PENGANTAR
         

             Alhamdulillahirabbil ‘alamin, kami ucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah member nikmat iman, nikmat islam, serta kesehatan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Globalisasi” ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Kami ucapkan pula terimakasih kepada semua belah pihak yang telah membimbing kami dalam mengerjakan tugas karya ilmiah ini.
           
           Kami harap karya ilmiah ini dapat bermanfaat, serta bias menambah wawasan dan pengetahuan kita walaupun kami sadar dalam pembuatan karya ilmiah ini masih banyak terdapat kesalahan. Oleh karena itu kami selaku pelajar mohon maaf apabila terdapat banyak kesalahan dalam penulisan karya ilmiah ini.





Tim Penyusun











DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................      i
DAFTAR ISI...........................................................................................      ii

BAB I PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang................................................................................      1
1.2   Rumusan Masalah............................................................................      1
1.3   Tujuan Penulisan..............................................................................      1

BAB II PEMBAHASAN
 2.1   Pengertian Globalisasi.....................................................................      2
  2.2   Faktor Pendorong Globalisasi.........................................................      3
  2.3   Dampak positif dan negative Globalisasi bagi Indonesia...................      3

BAB III PENUTUP
  3.1   Kesimpulan........................................................................................    4
  3.2   Saran.................................................................................................    5

 DAFTAR PUSTAKA












BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Globalisasi adalah suatu proses dibentuknya suatu tatanan, aturan , dan system yang belakubagi bangsa-bangsa diseluruh dunia. Globaisasi tidak mengenal adanya batas-batas wilayah, bahkan aturan lokal, regional, kebijakan Negara yang dapat mengurangi ruang gerak masuknya nilai, ide, pikiran atau gagasan yang dianggap sudah marupakan kemauan masyarakat dunia harus dihilangkan. Globalisasi bisa berlaku di semua bidang kehidupan, seperti politik, ekonomi, social, budaya dan sebagainya.
Globalisasi begitu cepat masuk ke berbagai belahan dunia, hal ini terjadi karena canggihnya alat teknologi informasi dan komunikasi pada saat ini. Maka dari itu, Negara yang pintar bisa menyaring dan mengambil mana budaya globalisasi yang positif dan membuang budaya globalisasi yang negative.

1.2 Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian Globalisasi?
2.      Apa saja faktor pendorong Globalisasi?
3.      Apa dampak positif dan negative Globalisasi bagi Indonesia?

1.3   Tujuan Penulisan
Adapun yang menjadi tujuan dalam penulisan makalah ini yaitu agar:

1.      Dapat mengetahui pengertian Globalisasi
2.      Dapat mengetahui faktor pendorong Globalisasi
3.      Dapat mengetahui dampak positif dan negative Globalisasi bagi Indonesia
4.      Dapat menambah wawasan pembelajaran
5.      dapat mempelajari dan memahami tentang globalisai.





BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Globalisasi
            Istilah Globalisasi berasal dari kata “globe” (peta dunia yang berbentuk bola).  Dari kata “globe” ini selanjutnya lahir istilah “global” (yang artinya meliputi seluruh dunia). Dari kata “global” ini lahirlah istilah “globalisasi” yang bermakna sebuah  proses mendunia.
Globalisasi merupakan kecederungan masyarakat untuk menyatu dengan dunia, terutama dibidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan media komukasi masa. Selain itu, para cendekiawan barat mengatakan bahwa globalisasi merupakan suatu proses kehidupan yang serba luas, tidak terbatas dan merangkum segala aspek kehidupan, seperti politik, social, dan ekonomi yang dapat dinikmati oleh seluruh umat didunia. Globalisasi pada hakekatnya adalah proses yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan yang dampaknya berkelanjutan melalui batas-batas kebangsaan dan kenegaraan. Mengingat bahwa dunia ditandai oleh kemajemukan (pluralitas) budaya, maka globalisasi sebagai proses juga ditandai sebagai suatu peristiwa yang terjadi di seluruh dunia secara lintas budaya yang sekaligus mewujudkan proses saling memengaruhi antar budaya. Pertemuan antara budaya tidak selalu berlangsung sebagai proses dua arah yang berimbang, tetapi dapat juga sebagai proses dominasi budayayang satu terhadap lainnya. Misalnya pengaruh budaya barat lebih kuat terhadap budaya di Negara timur.
             Gagasan tentang globalisasi di bidang hak asasi manusia telah ada beberapa abad sebelum Masehi, yaitu ketika Nabi Musa membebaskan umatnya dari perbudakan di Mesir Kuno. Firaun yang kejam menindas dan memperbudak kaum Nabi Musa hingga hak-hak dasar selaku manusia terampas dari mereka. Nabi Musa memimpin umatnya berhijrah melewati batas Negara Mesir untuk mencari kebebasan mereka. Perjuangan membela hak manusia ini diteruskan oleh orang-orang generasi berikutnya, hingga akhirnya berhasil melahirkan apa yang disebut dengan Universal Declaration of Human Rights (Deklarasi Umum tentang Hak-hak Asasi Mnusia Sedunia) oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1948.


 2.2  Faktor Pendorong Globalisasi

Ada tiga faktor penyebab meningkatnya globalisasi, yaitu:
1.      Adanya perubahan politik dunia
2.      Aliran informasi yang cepat dan luas,
3.      dan berkembang pesatnya perusahaan-perusahaan internasional/transnasional.
4.      menciptakan tali silaturahmi dengan bangsa lain.

2.3 Dampak Positif dan Negatif Globalisasi bagi Indonesia

Berikut adalah beberapa dampak globalisasi bagi Indonesia baik yang bersifat positif maupun yang negative:

a.       Indonesia menjadi lebih mudah untuk mendapatkan barang, jasa maupun informasi yang diperlukan, naik dari dalam negeri maupun dari mancanegara.
b.      Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta menjadi pasar empuk bagi Negara lain. Entah itu berupa barang buatan luar negeri, tenaga kerja asing yang mengisi berbagai jenis keahlian dan jabatan, maupun banjir informasi yang beluim tentu sesuai dengan nilai-nilai yang ada di Indonesia.
c.       Globalisasi dengan isu utama demokratisasi dan HAM, tanpa sikap waspada dan bijaksana masyarakat akan mudah termakan isu-isu yang tidak bertanggung jawab yang berkedok demokrasi, hak asasi, dan kebebasan tersebut.
d.      Globalisasi menjadi media yang praktis bagi menyebarnya nilai budaya asing ke dalam wilayah Negara Indonesia.
e.       menjalin tali silaturahmi agar lebih baik.
f.       agar lebih mengenal satu sama lain dan menciptakan tali persahabatan lebih baik dengan bangsa lain.





BAB III
PENUTUP

3.1  Simpulan

            Istilah Globalisasi berasal dari kata “globe” (peta dunia yang berbentuk bola).  Dari kata “globe” ini selanjutnya lahir istilah “global” (yang artinya meliputi seluruh dunia). Dari kata “global” ini lahirlah istilah “globalisasi” yang bermakna sebuah  proses mendunia.

           Gagasan tentang globalisasi di bidang hak asasi manusia telah ada beberapa abad sebelum Masehi, yaitu ketika Nabi Musa membebaskan umatnya dari perbudakan di Mesir Kuno.

            Firaun yang kejam menindas dan memperbudak kaum Nabi Musa hingga hak-hak dasar selaku manusia terampas dari mereka. Nabi Musa memimpin umatnya berhijrah melewati batas Negara Mesir untuk mencari kebebasan mereka. Perjuangan membela hak manusia ini diteruskan oleh orang-orang generasi berikutnya, hingga akhirnya berhasil melahirkan apa yang disebut dengan Universal Declaration of Human Rights (Deklarasi Umum tentang Hak-hak Asasi Mnusia Sedunia) oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1948.

 3.2  Saran

Dengan adanya makalah ini diharapkan agar bangsa Indonesia lebih pintar menyaring budaya globalisasi yang masuk ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menolak segala budaya globalisasi negative yang dating dari luar negeri.






DAFTAR PUSTAKA

Azizy, Qodri, 2003, Melawan Globalisasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Setiawan, Bonnie, 2001, Menggugat Globalisasi, Jakarta: INFID


Tidak ada komentar:

Posting Komentar