Sabtu, 06 Desember 2014

Makalah Magnesium

KATA PENGANTAR

Dengan nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang. Segala puji dan syukur bagi allah yang dengan rindhonya kita dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan lancar. Sholawat dan salam tetap kami haturkan kepada junjungan kita nabi besar SAW dan untuk para keluarga,sahabat dan pengikut-pengikutnya yang setia mendampingi belia. Terima kasih kepada keluarga,dosen,dan teman-teman yamg terlibat dalam pembuatan  makalah ini dengan do’a dan bimbingannya makalah ini dapat terselesaikan dengan baik dan lancar.
Dalam makalah ini kami membahas tentang “MAGNESIUM” yang kami buat berdasarkan refrensi yang kmi ambil dari berbagai sumber, diantaranya buku dan interne.makalah ini di harapkan bisa menambah wawasan dan pengetahuan yang selam ini kita cari. Kami berharap bisa di manfaatkan semksimal mungkin dan sebaik mungkin.
Tidak ada gading yang tak retak, demikian pula makalah ini, oleh karena itu kritik yang membangun tetap kami nantikan dan kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.


BAB I
PENDAHULUAN


A.   Latar belakang
Mineral merupakan bagian dari tubuh dan memegang peranan penting dalam pemeliharaan fungsi tubuh,baik dalam tingkat sel, jaringan, organ maupun fungsi tubuh keseluruhan. Disamping itu mineral berperan dalam berbagai tahap metabolisme, terutama sebagai kofaktor dalam aktivitas enzim.Unsur mineral hanya kurang lebih 3% dari keseluruhan berat badan tubuh.
Mineral digolongkan dalam mineral makro dan mineral mikro. Mineral makro adalah mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah lebih dari 100mg sehari. Salah satu jenis mineral makro adalah MAGNESIUM. Untuk itu makalah ini akan membahas lebih dalam mengenai magnesium.

B.   Rumusan masalah
Makalah ini disusun oleh penulis untuk mengetahui :
1.Apakah pengertian dari magnesium ?
2.Apa sajakah fungsi magnesium dalam tubuh ?
3.Bagaimana proses metabolisme magnesium dalam tubuh ?
4.Apa sajakah efek konsumsi magnesium ? (kekurangan dan kelebihan)
5.Apa sumber magnesium pada tumbuhan  ?
6.Berapakah kebutuhan magnesium yang dianjurkan?


BAB II
PEMBAHASAN


A.   PENGERTIAN

Magnesium dengan simbol Mg adalah unsur kimia dengan nomor atom 12 dan massa atom 24,305. Mg adalah unsur logam, berwarna putih dengan titik lebur 651° C dan titik didih 1,107° C. Ditemukan pada tahun 1808 oleh H. Davy.
Magnesium adalah kation nomor dua paling banyak setelah natrium didalam cairan interselular. Magnesium dalam tubuh sebagian besar terdapat dalam tulang dan gigi. Sisanya merupakan senyawa kompleks dengan Ca dan P. Sisanya terdapat didalam otot dan dalam cairan tubuh, baik didalam sel maupun diluar sel. Jaringan otot mengandung lebih banyak Mg dari pada Ca, sedangkan darah mengandung lebih banyak kalsium dari pada Magnesium. Pada orang sehat, kadar Magnesium dalam darah mempunyai nilai konstan.
Ion magnesium sangat penting untuk semua sel makhluk hidup. Lebih dari 300 enzim membutuhkan ion magnesium. Magnesium diperlukan untuk pembentukan protein, tulang, asam lemak, sel-sel baru, mengaktifkan vitamin B, merelaksasi otot, membekukan darah, dan membentuk adenosin trifosfat (ATP). Produksi dan penggunaan insulin juga membutuhkan magnesium.
Magnesium di alam merupakan bagian klorofil daun. Peran Magnesium dalam tumbuhan, sama dengan peran zat besi dalam ikatan hemoglobin didalam darah manusia yaitu untuk pernafasan. Magnesium terlibat dalam berbagai proses metabolisme, karena kurang lebih 60% dari 20-28 mg Magnesium di dalam tulang dan gigi, 26 % dalam otot dan sebaliknya di dalam jaringan lunak lainnya seperti cairan tubuh konsentrasi Magnesium rata-rata di dalam plasma sebanyak 0,75-1,0 mmol/L (1,5-1,2 mEq/L). Konsentrasi ini di pertahankan tubuh pada nilai yang konstan, pada orang sehat. Magnesium dalam tulang lebih banyak. Magnesium tersebut merupakan cadangan yang siap dikeluarkan bila bagian lain dalam tubuh memerlukan.

Nama berasal dari kata Yunani untuk sebuah kabupaten di Thessaly disebut Magnesia . Hal ini terkait dengan magnetit ( Fe3O4 ) dan mangan , yang juga berasal dari daerah ini , dan diferensiasi yang diperlukan sebagai zat terpisah . Lihat mangan untuk sejarah ini .Magnesium adalah kedelapan unsur paling melimpah di kerak bumi . Hal ini ditemukan dalam deposit besar magnesit , dolomit , dan mineral lainnya , dan air mineral , di mana ion magnesium larut . Pada tahun 1618 seorang petani di Epsom di Inggris berusaha untuk memberikan sapi air dari sumur . Hal ini mereka menolak untuk minum karena rasa pahit air . Namun petani menyadari bahwa air tampaknya untuk menyembuhkan goresan dan ruam . Ketenaran dari garam Epsom menyebar . Akhirnya mereka diakui akan terhidrasi magnesium sulfat , MgSO4 .Sir Humphry Davy electrolytically terisolasi magnesium logam murni pada tahun 1808 dari campuran magnesium dan HgO , dan AAB Bussy disiapkan dalam bentuk koheren pada tahun 1831 . Saran pertama Davy untuk nama itu magnium , tapi nama magnesium sekarang digunakan .


B.   FUNGSI DAN PERANAN MAGNESIUM

·        Membantu enzim yangn terlibat dalam pembentukan ATP.
Glikolisis adalah serangkaian reaksi biokimia dimana glukosa dioksidasi menjadi molekul asam piruvat. Proses glikolisis sendiri menghasilkan lebih sedikit energi per molekul glukosa dibandingkan dengan oksidasi aerobik yang sempurna. Energi yang dihasilkan disimpan dalam senyawa organik berupa adenosine triphosphate atau yang lebih umum dikenal dengan istilah ATP dan NADH.
Tahap pertama pada proses glikolisis adalah pengubahan glukosa menjadi glukosa 6-fosfat dengan reaksi fosforilasi. Gugus fosfat diterima dari ATP dalam reaksi. Enzim heksokinase merupakan katalis dalam reaksi tersebut dibantu oleh ion Mg++ sebagai kofaktor .
·        Membantu merelaksasikan otot.
Magnesium merupakan mineral penting untuk kesehatan saraf dan otot. Magnesium dikenal sebagai mineral yang menenangkan karena dapat membuat semua saraf menjadi rileks.
Magnesium bekerja sebagai penghalang dan mencegah kalsium untuk mencapai ke dalam sel-sel saraf dengan cepat. Kelebihan kalsium dapat menyerang sel-sel saraf dan menyebabkan sistem saraf kita bereaksi berlebihan. Dengan menghalangi kalsium, magnesium membantu mengendurkan saraf.

C.   METABOLISME MAGNESIUM

·        Absorbsi magnesium
Buah-buahan, sayuran berdaun hijau, biji-bijian utuh dan kacang-kacangan merupakan sumber utama magnesium. Magnesium merupakan mineral ion yang menyusun klorofil sehingga sayur-sayuran merupakan sumber magnesium yang penting. Makanan seperti padi-padian yang unpolished, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran berdaun hijau memiliki kandungan magnesium yang tinggi. Sedangkan daging, buah-buahan dan produk olahan susu memiliki kandungan menengah. Makanan terproses kebanyakkan memiliki kandungan magnesium yang paling rendah. Survei yang dilakukan di Amerika menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan terproses dapat menurunkan asupan magnesium hingga 75%.
Bioavailabilitas magnesium dapat dipengaruhi oleh zat gizi lainnya. Pola makan tinggi serat yang berasal dari buah-buahan, sayuran, dan padi-padian akan menguangi absorbsi magnesium fraksional. Walaupun diet yang tinggi sayuran memiliki kandungan magnesium yang tinggi. Magnesium yang terserap akan berkurang karena pengaruh serat pangan. Tidak hanya itu, asam fitat mungkin dapat mengurangi absorbsi magnesium karena berikatan dengan Mg pada gugus fosfatnya. Diet tinggi fosfat mampu mengurangi absorbsi magnesium. Protein dapat mempengaruhi absorbsi magnesium intestinal. Absorbsi magnesium rendah saat asupan protein kurang dari 30 gr perhari.
Absorbsi magnesium pada orang sehat dipengaruhi oleh konsentrasi magnesium dalam bahan makanan dan kehadiran komponen pemicu atau penghambat absorbsi. Absorbsi dimulai setelah satu jam kemudian masuk pada fase stabilisasi dimana absorbsi berlangsung 4-6% per jam. Fase ini berada 2-8 jam setelah makan kemudian akan mengalami penurunan absorbsi hingga jam ke sepuluh.
Pada orang dewasa rata-rata absorbsi diperkirakan 21% pada pria dan 27% pada wanita. Magnesium diserap di sepanjang usus termasuk kolon pada tikus dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa absorbsi kolon adalah yang terbesar. Hasil penelitian yang lain juga menunjukkan bahwa terdapat kemungkinan penyerapan di kolon pada manusia. Studi jangka panjang pada individu yang sehat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara peningkatan asupan kalsium oral terhadap absorbsi atau retensi magnesium. Penelitian lain menunjukkan bahwa terjadi penurunan absorbsi magnesium pada kadar fosfat yang tinggi, namun hasil ini masih belum konsisten. Peningkatan asupan zink akan menurunkan absorbsi dan keseimbangan magnesium. Kekurangan vitamin B6 yang terjadi pada wanita akan berpengaruh pada keseimbangan magnesium negatif karena akan meningkatkan sekresinya melalui urin. Peningkatan asupan serat akan menurunkan absorbsi magnesium pada manusia.

·        Hal - Hal yang Meningkatkan Absorbsi Magnesium

Absorbsi kalsium dipengaruhi oleh faktor - faktor yang sama yang memengaruhi absorbsi kalsium, kecuali vit D tidak berpengaruh (Almatsier, 2001) antara lain :

1.      Kebutuhan tubuh
Jika kebutuhan tubuh terhadap magnesium meningkat, maka penyerapannya juga akan meningkat.
2.         Suasana asam di dalam saluran cerna
3.         Lama bahan makanan di dalam saluran cerna
Semakin lama bahan makanan berada di dalam saluran cerna, maka akan semakin besar kemungkinan zat - zat yang ada dalam bahan makanan tersebut untuk diserap masuk kedalam pembuluh darah.
4.         Kurangnya mineral kompetitif lainnya dalam makanan
·        Hal- Hal yang Menghambat Absorbsi Magnesium

1.         Suasana basa
Sama seperti kalsium, pada suasana basa magnesium juga akan membentuk kristal sehingga tidak dapat diserap oleh tubuh.
2.         Asupan tinggi dari serat makanan (40 - 50 gr/hari) menurunkan penyerapan Magnesium. Seperti kita ketahui serat berfungsi mempercepat waktu transit bahan makanan dalam saluran cerna. Jika makanan sebentar dalam saluran cerna kemungkinan magnesium yang terdapat dalam bahan makanan yang kita konsumsi untuk diserap lebih rendah. Asupan tinggi dari serat makanan menurunkan penyerapan Magnesium
3.         Asupan tinggi zinc (142 mg/hari) menurunkan penyerapan Magnesium.
Adanya mineral kompetitif  lainnya yang saling bersaing satu sama lain untuk diabsorbsi. Contohnya kalsium, besi, dan tembaga yang mempunyai valensi +2. Kalsium, besi, atau tembaga yang dimakan terlalu banyak akan menghambat absorbsi magnesium.

D.   EFEK KONSUMSI MAGNESIUM

Ø      Kelebihan magnesium (hipermagnesemia)
Hipermagnesemia dapat terjadi pada keadaan gangguan fungsi ginjal.pada pasien gagal ginjal terminal kadang magnesium serum adalah 2-3 mEq/L (2,4-3,6 mg/dl). Pemberian atasid yang mengandung magnesium pada pasien gangguan fungsi ginjal dapat menimbulkan gejala hipermagnesemia. Pemberian magnesium berlebihan melebihi kemampuan eksresi ginjal atau pemberian MgSO4 sebagai laksan dengan cara melalui oral maupun supositoria dapat menimbulkan hipermagnesemi. Pemberian laksan ini pada pasien gagal ginjal dapat bersifat fatal.

GEJALA :
v     Kadar magnesium plasma sebesar 4,8-7,2 mg/dl, menimbulkan gejala nausea (mual), flushing, sakit kepala, letargi, ngantuk, dan penurunan reflek tendon.
v     Kadar mg plasma sebesar 7,2-12 mg/dl, menimbulkan gejala somnolen, hipokalsemi, reflek tendon hilang, hipotensi, bradikardia, perubahan EKG.
v     Kadar magnesium plasma sebesar 12 mgt/dl, menimbulkan gejala kelumpuhan otot, kelumpuhan pernafasan, dan henti jantung.

Ø      Kekurangan
Hipomagnesemia dapat terjadi karena gangguan absorpsi di dalam usus. Kelainan genetik seperti hipomagnesemia intestinal primer yang terjadi pada saat periode neonatal menyebabkan gangguan absorpsi magnesium. Pangkreatitis akut juga dapat menyebabkan hipomagnesemia melalui safonifikasi lemak yang nekrotik.

GEJALA :
v     Gangguan neuromoskuler sepeerti otot terasa lemas, fasikulasi otot tremor tetani (tetani dapat timbul tanpa disertai hipomagnesemia).
v     Hipokalemia terjadi karena pada hipomagnesemia karena jumlah dan aktifitas ATP akan berkurang sehingga terjadi peningkatan saluran kalium di loop henle dan di duktus koligentes. Akibatnya eksresi kalium meningkat.
Gangguan akibat kekurangan Magnesium pada tubuh manusia dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Kekurangan magnesium sangat umum, terutama pada orang tua dan pada wanita selama periode menstruasi mereka. Faktor lain yang dapat menyebabkan kekurangan ini meliputi diuretik (karena salah satu pengeluaran magnesium melalui air urin), penyakit hati, penggunaan alat kontrasepsi, alkohol (karena dalam alkohol kalorinya tinggi sehingga tidak mudah lapar sehingga asupan mineral khususnya magnesium kurang), asupan tinggi kalsium dan penyakit ginjal. Pada penderita diabetes harus mempertahankan tingkat yang tepat dari magnesium, untuk menjaga metabolisme glukosa yang tepat. Selain itu, kekurangan magnesium sangat umum pada penderita diabetes padahal magnesium dapat mencegah beberapa komplikasi pada diabetes seperti penyakit jantung dan retinopati . Retinopati merupaka diabetes militus pada indera penglihatan mata atau yang dikenal dengan Diabetik Retinopati. Retinopati adalah istilah medis untuk kerusakan pada banyak pembuluh darah halus yang memberi nutrisi pada retina. Hal ini dikarenakan naiknya kadar gula dalam darah yang berkaitan dengan diabetes. Secara perlahan-lahan naiknya kadar gula dalam pembuluh darah dapat merusak tubuh.
Selain dari keterangan diatas kekurangan Mg juga menyebabkan:
1.      Kelelahan dan badan terasa lemah.
Mg memiliki peran dalm proses pembentukan energi dalam setiap sel dan tingkat energi secara keseluruhan. Pembentukan energi akan terhambat jika jumlah Mg tidak memadai sehingga menyebabkan kelelahan dan kelemahan.

2.      Osteoporosis
Penyakit ini ditunjukkan dengan kereputan tulang kerana kehilangan mineral. Biasanya osteoporosis sering terjadi kepada wanita yang usia lanjut. Kekurangan magnesium pula akan menyebabkan osteoporosis. Mengamalkan magnesium telah terbukti dapat mencegah dan mengubati penyakit osteoporosis. Dalam hal ini, fungsi magnesium adalah membantu tubuh dalam  metabolisme kalsium. Kajian klinikal yang dilakukan pada sebagian wanita menopause selama 2 tahun menunjukkan bahawa pemberian magnesium dapat mencegah terjadinya retak tulang dan secara signifikan dapat menguatkan struktur tulang.
Tanpa jumlah Magnesium yang seimbang, kalsium dan Vitamin D tidak dapat diserap, sehingga mengakibatkan pengeroposan tulang.
3.      Gangguan jantung.
Kekurangan Magnesium dapat menyebabkan serangan jantung. Gejala awal terjadi gangguan pada jantung meliputi perubahan irama detak jantung, nyeri angina  dan pingsan akibat kelelahan setelah melakukan aktifitas berat. Kekurangan Magnesium  juga menyebabkan otot jantung menjadi kram dan tidak dapat melakukan kontraksi secara optimal.
4.      Tekanan darah tinggi
Magnesium terkait dengan hipertensi karena mereklaksasikan otot polos vaskuler dan  karena efek interaktif dengan kalsium. Dengan relaksasi otot-otot yang mengendalikan pembuluh darah dan memungkinkan darah mengalir lebih bebas, magnesium mungkin memainkan peran dalam mengurangi tekanan darah tinggi yang merupakan faktor penting dalam mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Efek magnesium pada tekanan darah tinggi lebih ditingkatkan karena membantu menyamakan tingkat kalium dan natrium dalam darah.
5.      Kejang
hormon serotonin (neurotransmiter yang berfungsi mengirimkan informasi ke berbagai bagian otak) mengandalkan Magnesium dalam menentukan mood. Kekurangan Magnesium di otak menyebabkan dia lebih rentan terhadap alergi, mengakibatkan gejala yang sama seperti sakit mental.

6.      Migrain
Keseimbangan hormon serotonin mengandalkan Magnesium. Kekurangan serotonin dan darah hanya mengandung sedikit magnesium dapat menyebabkan migrain, karena fungsi magnesium untuk merelaksasikan pembuluh darah.
7.      Diabetes militus
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of North Carolina-Chapel Hill yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care, disebutkan bahwa mengonsumsi diet tinggi magnesium secara signifikan dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. Magnesium berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi inflamasi sistemik, dan pada akhirnya menurunkan risiko diabetes.
“Meningkatkan asupan magnesium mungkin penting untuk meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi inflamasi sistemik, dan mengurangi risiko diabetes.
8.      Kekakuan otot.
Magnesium merupakan mineral penting untuk kesehatan saraf dan otot. Magnesium dikenal sebagai mineral yang menenangkan karena dapat membuat semua saraf menjadi rileks. Magnesium bekerja sebagai penghalang dan mencegah kalsium untuk mencapai ke dalam sel-sel saraf dengan cepat. Kelebihan kalsium dapat menyerang sel-sel saraf dan menyebabkan sistem saraf kita bereaksi berlebihan. Dengan menghalangi kalsium, magnesium membantu mengendurkan saraf. Apabila sel-sel saraf beraksi berlebihan maka dapat menyebabkan kekakuan otot.
9.      Asma
Magnesium meningkatkan fungsi paru-paru dan meringankan serangan asma dengan memfasilitasi pelebaran bronkus dan relaksasi otot halus yang menyusun saluran pernafasan. Dengan demikian, penyempitan saluran nafas pun dapat dicegah. Selain itu, magnesium pun dapat mencegah inflamasi saluran pernafasan dengan menghambat transmisi cholinergic atau dengan produksi prostacyclin dan sel T-limfosit yang dapat mencegah inflamasi pada saluran pernafasan.

E.   SUMBER MAKANAN MAGNESIUM
Sayur hijau seperti bayam memberikan magnesium karena pusat molekul klorofil mengandung magnesium. Kacang, biji-bijian dan beberapa bijian sempurna, adalah sumber magnesium yang baik.
Meskipun magnesium terdapat pada kebanyakan makanan, magnesium biasanya berada dalam jumlah yang sedikit. Seperti kebanyakan nutrisi, kebutuhan sehari magnesium tidak dapat didapatkan dengan hanya mengkonsumsi satu jenis makanan.
Memperoleh magnesium dengan memakan beraneka jenis makanan, termasuk lima sajian buah dan sayuran setiap hari dan banyak bijian, untuk mendapatkan kebutuhan gizi magnesium yang cukup.
Kandungan magnesium dalam makanan pabrik biasanya rendah. Roti penuh gandum, misalnya, memiliki dua kali lipat lebih magnesium dibandingkan roti tawar karena germa dan dedak yang kaya magnesium telah dikeluarkan selama proses. Tabel sumber makanan magnesium mengusulkan berbagai sumber gizi magnesium.

F.    KEBUTUHAN MAGNESIUM PER HARI
Dosis magnesium per hari yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

USIA
Magnesium
Jumlah yang dibutuhkan per hari
Laki-laki 19 to 30
400 mg
wanita 19 to 30
310 mg
Laki-laki 31 and older
420 mg
Perempuan 31 and older
320 mg
Wanita hamil 19 to 30
350 mg
Wanita hamil di atas 30
360 mg
wanita menyusui 19 to 30
310 mg
wanita menyusui di atas 30
320 mg


BAB III
PENUTUP


A.   KESIMPULAN
Magnesium dialam merupakan bagian klorofil daun. Peran Magnesium dalam tumbuhan, sama dengan peran zat besi dalam ikatan hemoglobin didalam darah manusia yaitu untuk pernafasan. Magnesium trelibat dalam berbagai proses metabolisme, oleh karena itu penting bagi kita untuk memenuhi kebutuhan Mineral salah satunya adalah Magnesium. Untuk tetap menjaga fungsi tubuh agar tetap seimbang.


DAFTAR PUSTAKA

Beck, Mary. (2011). Ilmu Gizi dan Diet. Yogyakarta: ANDI.
Kartasapoetra, G., dan Marsetyo, H. (2010). Ilmu Gizi (Korelasi Gizi dan Produktivitas Kerja). Jakarta: Rineka Cipta.
Muchtadi, Deddy. (2009). Pengantar Ilmu Gizi. Bandung: ALFABETA.
Proverawati, A., dan Kusmawati, E. (2011). Ilmu Gizi untuk Keperawatan & Gizi Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Williams, Lippincold., and Willkins. (2007). Nutritions Mad Incredibly Easy. USA: Wolters Kluwer Health

Tidak ada komentar:

Posting Komentar